Jual Patung Ganesha muntilan batu candi

patung ganesha batu lava merapi
Patung Ganesha berdiri

Jual Patung Ganesha muntilan batu candi

…Kami membuat dan menjual Patung Ganesha Muntilan dengan kualitas terbaik. bahan yang kami gunakan adalah batu candi yang langsung ditambang dari lereng gunung merapi…

Seniman patung dari Muntilan sangat piawai dalam membuat karya seni patung bernilai seni tinggi. Patung-patung karya pematung muntilan ini kebanyakan patung bergaya klasik dan dipengaruhi oleh patung –patung purbakala yang ditemukan contohnya patung dewa dewa seperti dewa siwa, dewa brahma, dewa wisnu, patung budha,patung dewi sri, dewi durga , ganesha dan masih banyak lagi.

Salah satunya adalah patung ganesha. Patung ganesha muntilan batu candi biasanya dibikin dalam posisi duduk, namun ada juga yang berdiri. Biasanya kami membuat patung ganesha batu mulai dari ukuran 60 cm sampai tinggi 2 meter. Untuk pemesanan patung ganesha muntilan batu candi ukuran besar harus bersabar, karena bahan batu candi yang digunakan sekarang sudah langka.

Ganesha merupakan Dewa dalam agama hindu yaitu dewa pengetahuan dan kecerdasan, dewa tolak bala , pelindung dan dewa kebijaksanaan. Ganesha digambarkan berbadan gemuk berkepala gajah dan bertangan empat. Tak heran banyak sekolah dan instansi pendidikan yang memasang patung ganesha didepan kantor mereka.

Patung ganesha model jawa
patung ganesha duduk

kisah kelahiran Ganesha

Dalam kitab purana siwa dikisahkan, pada zaman dahulu Dewi Parvati, istri dari Dewa Siwa ingin mandi. Karena ia tidak ingin ada yang mengganggu ketika mandi, Dewi Parvati menciptakan seorang anak yang ia namakan dengan nama Ganesha.

Dewi Parvati memberi tahu kepada Ganesha agar melarang siapapun yang akan masuk ke dalam rumahnya karena Dewi Parvati sedang mandi. Ganesha hanya boleh menuruti perkataan Dewi Parvati. Pesan tersebut kemudian dilaksanakan oleh Ganesha.

Setelah beberapa saat, Dewa Siwa pulang dan hendak memasuki rumahnya, namun ia dihadang oleh Ganesha. Dewa Siwa mengatakan bahwa ia adalah suami dari pemilik rumah yang Ganesha jaga, namun Ganesha tetap bersikukuh bahwa tidak seorangpun boleh masuk ke rumahnya.

Dewa Siwa kehilangan kesabaran dan berkelahi melawan Ganesha. Perkelahian terjadi dengan sengit diantara keduanya. Sampai akhirnya Siwa menggunakan senjata Trisulanya dan memenggal kepala Ganesha. Saat Dewi Parvati selesai mandi, ia menemukan anaknya, Ganesha sudah tak bernyawa dan dalam keadaan kepala terpenggal. Mengetahui hal tersebut Dewi Parvati sangat marah dan menuntut agar Ganesha dihidupkan kembali kepada Dewa Siwa. Dewa Siwa termenung dan menyanggupi permintaan istrinya.

Dewa Siwa kemudian menemui Dewa Brahma sang pencipta, ia bercerita tentang kejadian yang telah dialaminya dan meminta kepada Dewa Brahma untuk menghidupkan kembali Ganesha. Atas saran Dewa Brahma, Dewa Siwa diutus untuk memerintah abdinya yaitu Gana untuk memenggal hewan apapaun yang ia temui pertamakali dan menghadap ke utara.


Ketika sampai di dunia, hewan yang menghadap ke utara dan hewan pertama yang ditemui Gana adalah seekor gajah. Ketika akan dipenggal kepalanya, gajah tersebut memberontak hingga menyebabkan salah satu gadinganya patah. Pada akhirnya gajah tersebut dapat dikalahkan dan dipenggal oleh Gana untuk selanjutnya diserahkan kepada Dewa Siwa. Ganesha pun dihidupkan dengan wujud yang berbeda yaitu manusia berkepala gajah

Patung ganesha duduk karya pemahat blangkunan
Patung ganesha karya pematung muntilan

Jual Patung Ganesha muntilan batu candi

Jual Patung Ganesha muntilan batu candi

Jual Patung Ganesha muntilan batu candi

Jual Patung Ganesha muntilan batu candi

Posted by watupedia

Tinggalkan Balasan